Entri Populer

Selasa, 30 Oktober 2012

Tembok itu...

Berdiri disini, seraya melihat luas kedepan. hamparan hijau kampus ini, seperti negeri teletubbies, berdiri tegak diatas perbukitan hijau, dan penuh dengan ilmu pengetahuan. sejenak segaris tarikan bibir, tipis. tanpa hendak memperpanjang, dan.. senyum itu pun kandas.

Indah, tapi tak seindah malam, kerlip lampu dipenghujung sana, akan seperti lautan bintang yang takkan pernah tergapai.Takjub

Bintang ada dilangit, juga ada disini. jangkauan yang harus dicapai itu dinamakan perjuangan. bisa disebut juga sebagai proses, dan itu adalah langkah awal,  selangkah lebih mendekati bintang. tidak semua bisa menggapai bintang. hanya berbuat sedikit lebih banyak saja yang telah diusahakan orang lain, sepertinya bisa. walaupun rengkuhan lembut yang sebentar saja, sadarilah kemungkinan yang hanya 0,001 % itu adalah MUNGKIN! bukan nya tidak, ataupun tidak akan!

Terkuras ringkih fisik ini, bukanlah murni derita tak berujung, tapi juga saksi perjalanan meraih bintang.
bintang itu ada, bisa digenggam.. okelah kalau suatu saat bisa menggenggam bintang, tapi lebih susah lagi untuk mempertahankannya.

Tak jadi penghalang, walaupun disisi lain ada tembok tinggi tembus pandang yang menjulang kelangit dan tak memungkinkan untuk dihancurkan,,, ingat! yang tangguh akan bertahan, dan bintang akan menjadi saksi ketangguhan itu

hai bintang!  walaupun beberapa malam ini kau sembunyi dibalik awan dan derasnya hujan, kau masih ada dilangitkan? akan kurengkuh, dan kau menjadi saksinya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar